Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Cinta. Tampilkan semua postingan
Puisi Selamat Pagi Cium Aku Dong Ah...

Puisi Selamat Pagi Cium Aku Dong Ah...

Puisi selamat pagi ini sedikit nakal tapi gokil juga romantis . Buat yang lagi kasmaran , puisi seperti ini biasanya di butuhkan untuk mencairkan suasana sekligus menghilangkan kejenuhan . yuk di baca .

Ciuman aku di pagi ini ketika matahari bersinar menyapa dunia
Katakan bahwa kau mencintaiku
Ayo tolong  katakan padaku sekali lagi
Letakan ciuman di dahiku, hidungku dan daguku
Cium aku dong ah....

Aku merasakan panasmu yang muncul sebagai sinar matahari yang menghangatkan ruangan ini
Dengan mata tertutup rapat aku merasa tanganmu mengusir semua kegelapan
Aku meringkuk di sisi dengan lutut tertarik di dadaku
Membayangkan semua hal yang ku tahu , bahwa kau melakukan yang terbaik .

Silakan menciumku di pagi ini ; biarkan bibir mu membangkitkan tambang
Kita akan tinggal di sini sepanjang hari dan hanya meninggalkan dunia ini di belakang
Aku akan melakukan semua hal-hal kecil yang kamu lihat dalam mimpimu
Luangkan waktu ku, aku akan bawa lambat dan kemudian ke ekstrim

Oh! Cium aku dong ah... di pagi hari saat aku lapar hanya untukmu
Bisikkan semua hal dan biarkan aku tahu apa yang ada di hatimu
Apa itu? Sebuah bayangan lewat matahari hari baru
Dengan mata terbuka , aku sendirian ... fantasi menyenangkan
Cium aku dong ah....
Read More
Puisi Selamat Pagi Romantis Untuk Kekasih

Puisi Selamat Pagi Romantis Untuk Kekasih

Puisi romantis selamat pagi untuk kekasih , pacar , suami, istri , baik yang di jauh dekat atau yang baru kenalan . mudah-mudahan puisi ini bisa memberi inspirasi bagaimana menjadi romantis di pagi ini , selamat membaca .

Saat bangun di sisimu
Melihatmu masih tertidur
Ku melihat matahari mulai terbit
Jelas , kau ada di sini denganku
Hatiku berkata , betapa indahnya dunia ini bersamamu .

Saat hembusan nafasmu di dadaku
Detak jantungmu menyatakan sesuatu
Ku pandangi rambutmu yang menyapu dadaku
Saat kau memindahkan kepala ke sisi lain .
Sekali lagi , betapa indahnya dunia ini bersamamu

Memandang bibirmu , seperti matamu menatapku
Aku dengan sepatah kata yang jatuh dari bibirmu
Kata yang sama , menyapaky dengan ciuman pagi
Rasa ciuman terindah darimu
Sekali lagi hatiku berkata , betapa indahnya dunia ini denganmu .

Mencintamu , jadi tujuan hidupku sekarang
Berfikir bagaimana supaya aku bisa lebih mencintaimu
Suatu kehormatan bisa memilikmu di sisiku
Jadi selamat pagi kasihku , pagi yang indah .
Aku kamu dan semua .

Read More
Puisi Ibu Singkat " Bahagiamu Hidupku "

Puisi Ibu Singkat " Bahagiamu Hidupku "

Berikut ini puisi ibu singkat padat dan berisi ,siapapun kalau lihat ibunya bisa senyum dan tertawa pasti bahagia , tapi sayangnya jarang sekali kita melihat ibu tersenyum , yang ada tanpak murung dan repot ngurusi pekerjaan rumah , nyapu , nyuci , masak dan lain sebagainya . apalagi kalau sudah keluar kasih sayang dan tanggung jawabnya , rasa kawatir pada keselamatan kita akan makin menjadi-jadi , dampaknya tiap hari kita di omeli terus .... nah puisi ini untuk menghibur diri agar tidak sakit hati saat melihat ibu sedang melampyaskan cintanya kepada kita dengan wujud kemarahanya . yuk di baca .

Kusyuk hening dalam tahajudmu
Tertengadah dan merunduk dalam keiklasan
Menghiasi malamu yang sepi merajuk
Tiada beban yang melingkar di pundakmu
Semua kau luruhkan untukku anakmu .

Ibu , walau di matamu
Selamanya aku adalah ranting kecil
Yang kau kawatirkan patah di tiup angin
Dan kau cemaskan aku rapuh dalam lemahku
Tapi sesungguhnya aku ingin merindang
Melindungimu dari sedih nestapa

Andai aku di panggilnya lebih dulu
Aku ingin selalu datang ke bumi di setiap malam
Bergayut di sayap malaikat pembawa rahmat
Yang menjinjing seribu salam indah dari surga untukmu
Ketika airmatamu menetes di atas sajadah

Aku ingin berlebihan di hadapanmu
Untuk menutupi kekuranganku
Walau harus aku paksakan
Tapi tak apalah
Asal ibu senang
Karena kesenanganmu adalah nyawaku
Bahagiamu adalah hidupku
Read More
Puisi Pengorbanan Ibu

Puisi Pengorbanan Ibu

 Puisi ibu yang membahas tentang pengorbanan seorang ibu , lengkap dengan uraian singkat tentang bagaimana ibu mengandut kita selama sembilan bulan , menyuapi,memandikan saat kita masih kecil , dan masih banyak lagi pengorbanan ibu kita yang tidak bisa kita uraikan satu persatu .

Sembilan bulan aku singgah di rahimmu
Sembilan bulan aku menanti hadirnya hidup baru
Do'amu adalah masa depanku
Air susumu adalah darah dagingku

Aku tak akan hadir tanpa dirimu
Aku tak akan hidup tanpa kasih sayangmu
Belai tanganmu melarutkan aku dalam mimpi
Dekap hangatmu buat aku belajar mandiri

Ibu...
Sungguh aku mengagumimu
Sungguh aku menyayangimu
Eengkau yang telah berikan hidupm untukku

Tak ada pangkat yang lebih besar , selain pangkatmu
Pangkat sebagai seorang ibu
Engkau yang selalu di hatiku
Engkau yang selalu di benakku

Ingin ku jadikan dirimu ratu dalam hidupku
Tak kan pernah ku biarkan hatimu pilu...
Ibu...
Pengorbanan mu sungguh berarti bagiku...
Read More
Puisi Cinta Untuk Ibu

Puisi Cinta Untuk Ibu

 Puisi ini singkat banget , ga sampek  1 menit bisa selesai di baca , tapi isinya mantab banget , selamat membaca
Puisi Untuk Ibu Tercinta
Oleh: Agus Suarsono

Ku ingin...
Menghirup udara yang kau hirup
Melangkah...
Di tempatmu melangkah
Berteduh
Di tempatmu berteduh
Dan terlelap di atas pangkuanmu

Ibu
Ku hanya ingin selalu bersamamu
Sepanjang waktuku
Read More
Puisi Merindukan Ibu

Puisi Merindukan Ibu

 Untuk yang lagi kangen sama ibunya , atau sedang memiliki ibu berusia senja , puisi merindukan ibu ini bisa di baca untuk menambah semangat dalam mendampingi ibu yang telah tua .

Ibu ...
Bolehkah aku merayumu
Bisakah aku memohon kepadamu ?
Aku ingin berbaring di pangkuanmu
Aku lelah ibu

Ibu...
Aku ingin mengadu kepadamu
Tentang hari-hari letihku
Tentang kerasnya duniaku
Yang tak seteduh kasihmu

Ibu...
Izinkan aku mencium tanganmu
Izinkan aku merapikan rambutmu yang telah putih
Izinkan aku menangis di pelukanmu
Ibu ... betapa aku merindukanmu

Ibu...
Dan ingin ku pertanyakan
Mengapa di luar sana tak ku temukan keihklasan
Seperti keikhlasanmu kepadaku
Read More
Puisi Ibu Yang Telah Tiada

Puisi Ibu Yang Telah Tiada

Masih seputar puisi pendek singkat padat akurat tentang ibu , mudah mudahan puisi ini bisa membukakan hati kita untuk selalu mendoakan orang tua kita yang telah tiada , bagaimanapun beliau adalah orang yang paling berjasa pada hidup kita . selamat membaca .

Puisi Ibu Yang Telah Tiada
Oleh : Orang Tak Di Kenal .
Ibu kini kau sudah tenang di sana
Tidur dalam lindunganya
Berada dalam ridhonya

Ibu...
Semoga kau selelu tersenyum indah
Melihat kami mendoakanmu di sini
Melihat kami tersenyum indah

Ibu ...
Ku tahu kau amat menyanyangi kami
Kau tak benar-benar meninggalkan kami
Kau selalu berada di samping kami
Memperhatikan kami
Menjaga kami
Read More
MAKAN MALAM 20 TAHUN YANG LALU

MAKAN MALAM 20 TAHUN YANG LALU

MAKAN MALAM 20 TAHUN YANG LALU
Daun - daun anggur
Keremangan malam
Serta bulan
Begitu mantap mereka
Menggelarkan jari – jari yang semampai
bermain – bermain dengan sendok dan garpu
terjatuhlah kenangan
pada keinginan
dan kenyataan.
Bersama angin
Dan lapar
Menderas tanda tanya.
Wai. Jari-jari yang semampei
Wai, mulut-mulut laper yang bernafsu
Tubuh yang kurus
Dan kerja paksa
Bermain-main dalam istirahat
Sejenak
Mati dan hidup
Bergerak menjadi satu.

NOSTALGIA DUA ORANG TUA
Tanah kami yang ramah dan santun, daun- daun asam serta batang – batang kenari
2 orang suami istri yang berjalan – jalan itu berbincang – bincang
-Bukankah memang begini akhirnya Albert;
Kau tua, dan saua pun
Aini mensirig- sirigkan kakinya
( serasa terdengar dalam abstaksi yang menjauh para pemain kuda kepang berteriak sekuat kuatnya: jreg jreg nong nog, jreg – jreg gung)
Kaihanilah aku karena kau baik, dan kasih baik
Seraya aku pun takkan berhenti berusaha
Untuk berhak mendapatkan kasihmu
2 orang suam istri yang berjalan – jalan itu berbincang- bincang
- Bukankah begini akhirnya Aini,
Nasib kkita tersangkut pada jaringan kawat baja
Albelt mengetuk – ngetuk tongkatnya
( seraya terdengar dalam abstraksi yang menjauh para kanak – kanak
Mempermainkan orang – orang tua:
Mur mek mur ma, mur mek mur ma )
- Masih juga kita berbincang – bincang tentang cinta
disamping filsafat yang menarik perhatian kita tahukah kau , kenapa?
Maka nyanyian pimping- pimping ilalang,
Maka nyanyian puing – puing bangunan:
Ada apa dengan republik kita, sayang
Aduh yang tentram biarlah tenteram
Saat memang tak baik dan terharu
Tetapi toh baiknya memang tak terharu sekarang
Sayang, sayang
Puputan pimpinan ilalang
Anak – anak saja
Anak – anak selalu
Yang bermain
Dengan angan – angan

Jam berdentang 12 kali
Albert mengeluh panjang :
- Telah larut malam.
Serta ditelannya suap terakhir makam malamnya

Jam berdentang 12 kali
- Telah larut malam
Tapi toh tak tak berlalu larut benar
Aneh
Tuhan
Apa saja yang terjadi di tanah air sekarang?

Read More