Puisi Terbaru
Loading...

Puisi Persahabatan

Test

Puisi Perjuangan

Test

Puisi Kenangan

Recent Post

Senin, 12 Mei 2014
no image

Privacy Policy for http://puisikampus.blogspot.com

Privacy Policy for http://puisikampus.blogspot.com

If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at puisikampus@gmail.com.

At http://puisikampus.blogspot.com, the privacy of our visitors is of extreme importance to us. This privacy policy document outlines the types of personal information is received and collected by http://puisikampus.blogspot.com and how it is used.

Log Files
Like many other Web sites, http://puisikampus.blogspot.com makes use of log files. The information inside the log files includes internet protocol ( IP ) addresses, type of browser, Internet Service Provider ( ISP ), date/time stamp, referring/exit pages, and number of clicks to analyze trends, administer the site, track user’s movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons
http://puisikampus.blogspot.com does use cookies to store information about visitors preferences, record user-specific information on which pages the user access or visit, customize Web page content based on visitors browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie
.:: Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on http://puisikampus.blogspot.com.
.:: Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to users based on their visit to http://puisikampus.blogspot.com and other sites on the Internet.
.:: Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include ....
Google Adsense
Commission Junction
Widget Bucks
Clickbank
Azoogle
Chitika
Linkshare
Amazon
Kontera


These third-party ad servers or ad networks use technology to the advertisements and links that appear on http://puisikampus.blogspot.com send directly to your browsers. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies ( such as cookies, JavaScript, or Web Beacons ) may also be used by the third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertisements and / or to personalize the advertising content that you see.

http://puisikampus.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. http://puisikampus.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites.

If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites.
Sabtu, 10 Mei 2014
no image

Puisi Selamat Pagi Cium Aku Dong Ah...

Puisi selamat pagi ini sedikit nakal tapi gokil juga romantis . Buat yang lagi kasmaran , puisi seperti ini biasanya di butuhkan untuk mencairkan suasana sekligus menghilangkan kejenuhan . yuk di baca .

Ciuman aku di pagi ini ketika matahari bersinar menyapa dunia
Katakan bahwa kau mencintaiku
Ayo tolong  katakan padaku sekali lagi
Letakan ciuman di dahiku, hidungku dan daguku
Cium aku dong ah....

Aku merasakan panasmu yang muncul sebagai sinar matahari yang menghangatkan ruangan ini
Dengan mata tertutup rapat aku merasa tanganmu mengusir semua kegelapan
Aku meringkuk di sisi dengan lutut tertarik di dadaku
Membayangkan semua hal yang ku tahu , bahwa kau melakukan yang terbaik .

Silakan menciumku di pagi ini ; biarkan bibir mu membangkitkan tambang
Kita akan tinggal di sini sepanjang hari dan hanya meninggalkan dunia ini di belakang
Aku akan melakukan semua hal-hal kecil yang kamu lihat dalam mimpimu
Luangkan waktu ku, aku akan bawa lambat dan kemudian ke ekstrim

Oh! Cium aku dong ah... di pagi hari saat aku lapar hanya untukmu
Bisikkan semua hal dan biarkan aku tahu apa yang ada di hatimu
Apa itu? Sebuah bayangan lewat matahari hari baru
Dengan mata terbuka , aku sendirian ... fantasi menyenangkan
Cium aku dong ah....
no image

Puisi Selamat Pagi Romantis Untuk Kekasih

Puisi romantis selamat pagi untuk kekasih , pacar , suami, istri , baik yang di jauh dekat atau yang baru kenalan . mudah-mudahan puisi ini bisa memberi inspirasi bagaimana menjadi romantis di pagi ini , selamat membaca .

Saat bangun di sisimu
Melihatmu masih tertidur
Ku melihat matahari mulai terbit
Jelas , kau ada di sini denganku
Hatiku berkata , betapa indahnya dunia ini bersamamu .

Saat hembusan nafasmu di dadaku
Detak jantungmu menyatakan sesuatu
Ku pandangi rambutmu yang menyapu dadaku
Saat kau memindahkan kepala ke sisi lain .
Sekali lagi , betapa indahnya dunia ini bersamamu

Memandang bibirmu , seperti matamu menatapku
Aku dengan sepatah kata yang jatuh dari bibirmu
Kata yang sama , menyapaky dengan ciuman pagi
Rasa ciuman terindah darimu
Sekali lagi hatiku berkata , betapa indahnya dunia ini denganmu .

Mencintamu , jadi tujuan hidupku sekarang
Berfikir bagaimana supaya aku bisa lebih mencintaimu
Suatu kehormatan bisa memilikmu di sisiku
Jadi selamat pagi kasihku , pagi yang indah .
Aku kamu dan semua .

Senin, 05 Mei 2014
no image

3 Puisi Ibu Singkat " Demi Ibuku"

Berikut ini ringkasan puisi ibu yang pendek dan singkat , di rangkum satu halaman supaya mudah membacanya dan mudah meresapinya . Selamat membaca .

Ibu....
Murkamu adalah murka tuhanku
Ridhomu adalah ridho tuhanku
Ibu...
Syurgapun di bawah telapak kakimu
Ibu maafkan kesalahanku
Harapanku ibu
Semoga surga Allah untukmu
======================
Ibu...
Malin kundang telah menjadi batu
Akankah usai ceritamu?
Lalu bagaimana dengan harapanku?
Untuk membangun istana berdinding salju
Yang menyejukan hati semua manusia
Seperti di negeri dalam dongengmu
=====================
Ibu , walau di matamu
Selamanya aku adalah ranting kecil
Yang kau kawatirkan patah di tiup angin
Dan kau cemaskan aku rapuh dalam lemahku
Tapi sesungguhnya aku ingin merindang
Melindungimu dari sedih nestapa 


no image

Puisi Ibu Singkat " Bahagiamu Hidupku "

Berikut ini puisi ibu singkat padat dan berisi ,siapapun kalau lihat ibunya bisa senyum dan tertawa pasti bahagia , tapi sayangnya jarang sekali kita melihat ibu tersenyum , yang ada tanpak murung dan repot ngurusi pekerjaan rumah , nyapu , nyuci , masak dan lain sebagainya . apalagi kalau sudah keluar kasih sayang dan tanggung jawabnya , rasa kawatir pada keselamatan kita akan makin menjadi-jadi , dampaknya tiap hari kita di omeli terus .... nah puisi ini untuk menghibur diri agar tidak sakit hati saat melihat ibu sedang melampyaskan cintanya kepada kita dengan wujud kemarahanya . yuk di baca .

Kusyuk hening dalam tahajudmu
Tertengadah dan merunduk dalam keiklasan
Menghiasi malamu yang sepi merajuk
Tiada beban yang melingkar di pundakmu
Semua kau luruhkan untukku anakmu .

Ibu , walau di matamu
Selamanya aku adalah ranting kecil
Yang kau kawatirkan patah di tiup angin
Dan kau cemaskan aku rapuh dalam lemahku
Tapi sesungguhnya aku ingin merindang
Melindungimu dari sedih nestapa

Andai aku di panggilnya lebih dulu
Aku ingin selalu datang ke bumi di setiap malam
Bergayut di sayap malaikat pembawa rahmat
Yang menjinjing seribu salam indah dari surga untukmu
Ketika airmatamu menetes di atas sajadah

Aku ingin berlebihan di hadapanmu
Untuk menutupi kekuranganku
Walau harus aku paksakan
Tapi tak apalah
Asal ibu senang
Karena kesenanganmu adalah nyawaku
Bahagiamu adalah hidupku
Copyright © 2013 Puisi Kampus All Right Reserved